Gerbang Torii (鳥居) pada Kuil Fushimi Inari (伏見稲荷大社) memberikan saya satu alasan lagi untuk menyukai sejarah Jepang. Gerbang-gerbang ini berawal dari awal 711 M, dan sebagai orang asing dengan negara yang hanya berusia 250 tahun, 1300 tahun adalah umur yang tak dapat saya bayangkan.

Terlebih lagi, ranah ini dikatakan memiliki lebih dari 10.000 gerbang Torii. Merasakan sejumlah gerbang-gerbang yang terpelihara dengan baik di Kuil Fushimi Inari ini bagaikan menyentuh sepotong sejarah manusia; jika saja kami dapat melihat semua yang telah mereka lihat bertahun-tahun. Di beberapa tempat gerbang-gerbang ini berdiri berdekatan hingga bahkan sinar matahari pun dibuat sulit untuk tembus. Mereka membentuk sebuah terowongan merah berpijar yang membuat jalan hingga ke lintasan gunung yang sempit.

Untuk memberi sedikit latar belakang, satu gerbang Torii dilihat sebagai sebuah pintu masuk ke kuil suci di agama Shinto. Mereka menandai jalan kecil ke kuil-kuil di penjuru Asia, dan dikenal sebagai simbol Jepang.

Hal unik tentang gerbang-gerbang Torii di kuil Fushimi Inari, tapinya, adalah latar belakangnya. Di abad ke-7, keluarga Hata memulai pembangunan Kuil Fushimi Inari. Sebuah kuil yang didedikasikan untuk Inari, dewa padi dan sake. Selama berabad-abad, seiring Jepang perlahan berubah dari negara pertanian mejadi negara industri, kuil tersebut menjadi penting untuk memberikan kemujuran dalam bisnis. Sebuah perusahaan atau organisasi yang berterima kasih atas kesuksesan mereka dan berharap mendapat berkah di masa depan telah berdonasi ke setiap gerbang di sini.

Kini kuil tersebut adalah kuil utama bagi lebih dari 30.000 kuil Inari di seluruh Jepang. Maknanya kian berkembang seiring bertambahnya abad, dan sekarang merupakan salah satu kuil-kuil yang paling sering dikunjungi di Jepang. Pada tahun baru Jepang lebih dari 3 juta orang datang untuk berdoa!

Pentingnya kuil-kuil di Fushimi Inari adalah untuk menghormati Inari (稲荷), Dewa Padi. Seiring jalan Anda akan melihat banyak patung batu menggambarkan rubah, yang dikatakan sebagai para pembawa pesan bagi Inari. Rubah-rubah ini membawa objek bersimbol, biasanya sebuah kunci untuk lumbung padi, di mulut mereka. Namun segenggam padi atau gulungan kitab juga biasa.

Tetapi, jika Anda lebih tertarik untuk bertamasya daripada mempelajari sejarah, Anda masih dapat banyak menikmati Kuil Fushimi Inari. Begitu Anda memasuki gerbang Torii utama yang besar, Anda akan melihat sejumlah kuil dan toko-toko suvenir. Kemudian Anda akan berjalan menaiki tangga dalam perjalanan melalui 10.000 gerbang Torii. Ukuran yang beragam dan warna-warna yang memudar dari kuil-kuil tersebut yang paling mengejutkan saya. Karena gambar saja tidak sebanding, Anda harus melihat semuanya sendiri.

Sambil mengambil pendakian panjang melalui gerbang-gerbang dan ke atas bukit, Anda akan melihat lebih banyak lagi toko-toko suvernir dan makanan. Ini semua menuntun Anda ke puncak bukit, yang memperlihatkan indahnya Kyoto. Tapi hati-hati, jalur ke atas gunung ini lebih panjang dari yang Anda duga. Untuk mencapai puncak dan kembali lagi ke dasar akan memakan waktu 3-4 jam; itu jika Anda tidak berhenti untuk menikmati makanan.

Untungnya, Anda tidak harus berjalan sepanjang lintasan. Anda dapat menikmati sebanyak atau sesedikit yang Anda inginkan, kemudian kembali turun melalui pintu-pintu untuk menikmati pemandangan dan gerbang-gerbang Torii lagi.

Jumlah pengunjung Jepang pun sebanyak jumlah turis seperti kami, mengambil gambar dan mengagumi semua sejarah dan pemandangan yang diberikan ranah ini. Namun pada hari Tahun Baru, tempat ini lebih ramai; dengan hampir 3 juta pengunjung dalam hanya tiga hari. Tapi yah, sebuah keramaian bagi satu orang bisa jadi petualangan bagi orang lain, bukan?

Setelah selesai mendaki dan mengambil gambar, saya melihat sebuah jalan samping di sebelah kanan saat Anda keluar kuil. Anda dapat melihat tempat terbaik untuk menemukan suvenir dan makanan di kuil. Terlihat seperti pasar permanen yang didirikan sepanjang jalan, dengan toko-toko milik keluarga yang mungkin sudah ada selama bertahun-tahun. Alasan bagus lain untuk melihat gerbang-gerbang Torii Fushimi Inari.

Jepang dan terutama Kyoto memiliki sangat banyak pura dan kuil. Terdapat banyak dari mereka yang menakjubkan, namun setelah beberapa saat mereka semua dapat mulai terlihat sama. Tetapi Kuil Fushimi Inari adalah sebuah pengalaman yang unik, dan pendakian yang bagus.

Saat Anda mengunjungi Kyoto, jangan lupakan tempat ini yang akan memberikan sebuah makna baru dalam “sejarah dan budaya Jepang.”

————————————————————————————————————————————

Informasi mengenai Tur ini, Silakan kontak Worldlinks America, Los Angeles (La Habra): 562-691-1318 , San Francisco 415 242 8195 , Sales@WorldlinksAmerica.com.

Ingin mendapatkan Info Tur Terkini di Worldlinks America lewat Email atau WA, silakan daftar di www.TurDuniaGratis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here