Salah satu landmark paling terkenal Bangkok yang banyak terpampang di kartu pos adalah Wat Arun. Bicara soal Wat Arun, yang terbenak adalah prang (menara dengan arsitektur Khmer) yang megah yang terletak di tepi sungai Chao Phra. Prang di Wat Arun tingginya mencapai 80 meter dan merupakan yang tertinggi di Thailand.

Wat Arun sering disebut dengan Kuil Fajar. Ia merupakan satu dari enam Kuil Kerajaan tingkat tinggi, sehingga Wat Arun adalah salah satu kuil paling dihormati di Thailand.

Salah satu kuil tertua di Bangkok

Ia juga salah satu dari sedikit kuil yang didirikan sebelum berdirinya Bangkok, dan sebelum awal masa Rattanakosin tahun 1782. Prang di kuil ini adalah pemandangan paling menonjol di sekitar sungai Chao Phraya di saat awal berdirinya Bangkok. Bahkan sampai sekarang pun, prang ini tetap menjadi monumen paling mengagumkan di tepi sungai ini.

Setelah ibu kota yang sebelumnya, Ayutthaya, hancur di tangan pasukan Burma tahun 1767, Raja Taksin Agung mendirikan Thonburi di tepi barat sungai Chao Phraya dan menjadikannya ibu kota baru.

Lokasi Wat Arun adalah di seberang Istana Utama. Dahulu lokasi ini dipilih sebagai lokasi ibu kota baru kerajaan Thonburi. Kuil yang mulanya dinamakan Wat Jaeng didirikan di atas puing-puing kuil terdahulu bernama Wat Makok yang berasal dari masa Ayutthaya.

Dengan wafatnya Raja Taksin tahun 1782, berakhir pulalah masa Kerajaan Thonburi dan merupakan awal dari Kerajaan Rattanakosin yang menjadikan Bangkok sebagai ibu kota baru terletak sisi lain sungai Chao Phraya.

Ketika Raja Rama II bertahta, kuil ini direnovasi dan diganti namanya menjadi Wat Arun Rajwararam atau disingkat Wat Arun.

Prang di Wat Arun

Tinggi prang ini lebih dari 80 meter. Menara bergaya Khmer ini dihiasi dengan jutaan keping porselain China berwarna-warni, yang di masa itu dipakai sebagai pemberat kapal-kapal asal China.

Tangga curam di sisi prang mengarah ke sebuah teras. Anda bisa menaiki tangga dan menikmati pemandangan sungai dan daerah sekitarnya. Karena curam dan sempitnya tangga, tidak memungkinkan untuk naik sampai ke paling atas. Di sekitar prang utama ada empat prang sejenis tapi berukuran lebih kecil.

Bangunan-bangunan lain di lokasi Wat Arun

Meski Wat arun dikenal dengan prang yang megah, ada beberapa bangunan lain yang patut dijelajahi.

Ubosot atau aula pentahbisan

Di dalam Ubosot (aula pentahbisan) terdapat patung Buddha terbesar di Wat Arun. Patung ini didesain langsung oleh Raja Rama II, yang sangat tertarik dengan puisi dan seni, dan dia berkuasa dari tahun 1809 sampai 1824.

Di dasar patung Mara mudra menyentuh tanah ini terdapat abu Sang Raja. Dinding-dindingnya dihiasi dengan mural cantik yang dibuat pada masa Raja Chulalongkorn (Rama V).

Empat Mondop yang mengelilingi Prang

Di sekeliling Prang tengah ada empat mondop (bangunan berbentuk kubik yang berisi patung Budha) sebagai simbol dari empat kejadian penting dalam hidup Budha, yaitu kelahiran, khotbah pertama di Sarnath kepada empat biksu, pencerahan, dan kenaikan terakhir ke nirwana.

Biara dan Mondop jejak kaki Budha

Biara di kompleks candi ini berisi lebih dari 100 patung Budha.

Sebuah mondop berisi salinan jejak kaki Budha. Beberapa patung penjaga berukuran raksasa di Wat Arun berbentuk sangat mirip dengan patung yang ada di Istana Utama. Di sisi sungai ada beberapa salas (pavilion terbuka).

———————————————————————————————————————————–

Informasi mengenai Tur ini, Silakan kontak Worldlinks America, Los Angeles (La Habra): 562-691-1318 , San Francisco 415 242 8195 , Sales@WorldlinksAmerica.com.

Ingin mendapatkan Info Tur Terkini di Worldlinks America lewat Email atau WA, silakan daftar di www.TurDuniaGratis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here