Bila di Lombok, Nusa Tenggara Barat ada tempat wisata Pantai Gili Trawangan yang terkenal akan keindahannya. Jawa Timur pun tak kalah memesona karena memiliki pantai yang indah, Pantai Gili Lebak. Pantai yang terletak di wilayah kabupaten Sumenep (Madura) ini, berpasir putih yang berpadu jernihnya air laut.

Jika ingin berkunjung, terlebih dahulu Anda harus menuju ke pelabuhan Kalianget untuk menyeberang ke Gili Labak dengan menyewa perahu nelayan yang merupakan alat transportasi satu-satunya. Harganya sesuai dengan kesepakatan. Biasanya nelayan menyewakan perahu motornya dalam satu paket pergi dan pulang.

Untuk menuju ke pulau eksotis Gili Labak, dari pelabuhan Kalianget akan memakan waktu sekitar 3 jam, itupun jika beruntung. Maklum, jika ombak besar perjalanan untuk menuju Gili Labak akan memakan waktu lebih lama. Kadang nelayan enggan untuk melayani wisatawan dengan alasan keselamatan.

Untuk itu, jika ingin berwisata ke Gili Labak, pilihlah waktu yang tepat dan sebanyak mungkin mencari informasi tentang kondisi cuaca dan ombak melalui instansi Pelabuhan Kalianget. Di Pelabuhan Kalianget juga ada petugas dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) yang bertugas melayani wisatawan yang akan berwisata ke Gili Labak.

foto gili labak 5Perjalanan memang memakan waktu lama, namun akan terbayar lunas dengan pesona pulau Gili Labak yang menggoda. Pasirnya yang putih tersapu ombak laut biru yang jernih. Rimbunan pohon hijau melambai-lambai tertiup angin pantai dan seakan memanjakan mata.

Untuk melepas dahaga setelah menempuh perjalanan selama 3 jam, alangkah nikmatnya, jika menikmati segarnya degan kelapa hijau ditepi pantai, sebelum mengeksplore isi seluruh pulau Gili Labak. Walaupun keterbatasan komunikasi, namun keramahan wajah warga setempat tetap terasa. Warga setempat, memang kurang fasih berbahasa Indonesia.

Setelah beristirahat dan melepas dahaga, kini tiba saatnya untuk mengeksplore seluruh isi pulau. Ada bagian pantai yang menjorok menyerupai tanjung kecil yang berpasir putih. Jika air laut surut, seluruh tanjung akan terlihat jelas. Nah, silakan mengunjungi tanjung kecil untuk mengawali perjalanan eskplore pulau Gili Labak. Setelah puas menikmati pesona tanjung kecil dan berfoto ria, lanjutkan perjalanan ke sisi lainnya. Setelah dirasa cukup mengeksplore pulau Gili Labak, untuk meyegarkan badan sekaligus menikmati keindahan alam bawah laut Anda bisa menikmati snorkling di sekitar pantai. Wisatawan akan dimanjakan dengan mengamati biota laut.

Gili Labak akan memberikan sensasi bak pantai pribadi yang tidak akan terlupakan. Hanya saja masih ada sedikit yang mengganggu pemandangan, yaitu sampah-sampah sisa-sisa wisatawan yang berkunjung dan semak berduri di tepi pantai.

Di Gili Labak ada sebuah desa yang masyarakatnya tercatat sebagai penduduk Dusun Lembana, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup sebagai nelayan. Laki-lakinya melaut sejak dini hari untuk mencari ikan kerapu atau ikan teri, yang kemudian dikeringkan dan dijual ke daerah lain.

Gili Labak juga menjadi pusat ikan kering bagi desa-desa di sekitar pulau. Masyarakat desa di luar Gili Labak, beraktivitas memproses hingga menjual ikan kering di Gili labak atau bisa dikatakan sebagai pengepulikan kering. Setelah itu, ikan kering akan dijual ke daerah Paiton atau ke Probolinggo. Perkembangan industri pariwisata di Dusun Lembana, mulai menggeliat sejak tahun 2014. Kini tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal atau domestik, namun sudah dikenal hingga mancanegara dengan seringnya wisatawan mancanegara datang ke Gili Labak.

Beberapa wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali kemudian melanjutkan perjalanan ke Gunung Bromo sekaligus untun berwisata ke Gili Labak melalui Pelabuhan Jarak, Situbondo, karena jaraknya lebih dekat di bandingkan melalui Pelabuhan Kalianget.

Potensi pariwisata di Gili Labak yang dikenal dengan Hidden Paradise memang belum tersentuh dan digarap dengan maksimal. Fasilitas dan akomodasi, serta transportasi yang memadai belum maksimal. Hal itu juga diakui oleh Disbudparpora Kabupaten Sumenep, melalui Sekretarisnya, Agus Rahman yang mengatakan, memang perlu kerja keras untuk mengatasi sampah dan memaksimalkan potensi wisata di Gili Labak. Menurutnya, pihaknya akan memperbaiki dan sinergi dengan masyarakat sebagai garda penyambut wisatawan dan juga dengan pihak investor untuk menggali dan mengembangkan potensi pariwisata Gili Labak.

————————————————————————————————————————————-

Informasi mengenai Tur ini, Silakan kontak Worldlinks America, Los Angeles (La Habra): 562-691-1318 , San Francisco 415 242 8195 , Sales@WorldlinksAmerica.com.

Ingin mendapatkan Info Tur Terkini di Worldlinks America lewat Email atau WA, silakan daftar di www.TurDuniaGratis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here