Negara yang dijuluki the land of smiles juga merupakan negara dengan seribu miskonsepsi.

Tidak semua orang akan menipu Anda. Tidak pula semuanya murah. Negara ini bukan juga sebuah taman hiburan bagi orang-orang dewasa.

Ini adalah beberapa mitos yang beredar di antara wisatawan Thailand.

  1. Es batu akan membunuh Anda

Es batuTidak banyak orang Thailand meminum air keran atau membuat es batu dengannya, maka Anda tidak perlu menghabiskan waktu liburan Anda meminum minuman soda yang hangat.

Jika Anda khawatir akan terkontaminasi, hal yang paling aman adalah cari es batu bundar dengan sebuah bolongan di tengahnya. Es-es batu inilah yang dibuat di pabrik dengan air filtrasi dan benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Kebanyakan pelayan restoran sudah terbiasa dengan turis-turis yang tidak menginginkan es batu dalam minuman mereka sehingga mereka otomatis tidak menaruh es-es batu dalam minuman. Namun, banyak peminum bir Thailand suka menikmati minum mereka dengan es batu maka jika Anda datang ke bar terbuka, pelayan biasanya akan memberi Anda seember es batu bersama botol Singha Anda.

  1. Semua wisatawan solo pria datang untuk seks

Semua wisatawan solo pria datangWanita-wanita bar menghibur pria-pria di bar di sepanjang Walking Street di Pattaya, Thailand.

Jika Anda seorang pria dan berwisata seorang diri, jangan kaget jika orang-orang berasumsi Anda datang ke Thailand untuk hiburan seks.

Meskipun Anda menghindari zona lampu merah, Anda tetap dapat digoda oleh para pelacur. Atau hanya menjadi objek lirikan atau kedipan mata dari sesama wisatawan.

  1. Semua orang akan menipu Anda

Semua orang akan menipu AndaThailand memang memiliki beberapa penipu handal. Dan ketika sopir tuk-tuk Bangkok ke sekian telah mencoba membawa Anda ke toko jas atau memberi tahu Anda bahwa Istana Raja ditutup, hal-hal tersebut memang dapat membuat Anda merasa berada di negeri pemeras uang yang tujuan pokok hidupnya adalah merampas seluruh harta Anda.

Namun jika Anda menjauh dari zona-zona besar wisatawan dan menyiapkan diri Anda dengan beberapa informasi mengenai aksi-aksi tipu terkenal, Anda akan menemukan sebagian besar orang Thailand ternyata adalah orang-orang yang ramah, senang memberi arahan jalan, melatih bahasa Inggris mereka atau merekomendasikan hidangan kesukaan mereka.

Ini benar-benar tepat dalam beberapa wilayah yang lebih jarang dikunjungi seperti Isaan, di bagian tenggara Thailand.

  1. Semua barang di Thailand benar-benar murah

Semua barang di Thailand benar-benar murahPenggemar belanja seperti ini lebih memerhatikan permainan Pokemon Go daripada mengambil kesempatan untuk berbelanja murah.

Di tahun 1990-an, Anda dapat menemukan penginapan bagus di Bangkok untuk kurang dari 10 dolar per malam. Zaman telah berubah. Wisatawan backpacker mungkin masih tinggal di tempat-tempat seperti itu, bersama dengan kamar-kamar termurah di Bangkok, namun kawasan Khao San Road yang mewah bukanlah pusat harga murah layaknya dulu.

Meskipun begitu, harga akomodasi masih sangat masuk akal – bahkan merek berbintang lima memungut biaya kurang dari jumlah yang biasa Anda bayar di tempat-tempat seperti Tokyo, Hong Kong, atau Singapura.

Yang penting untuk diingat adalah jika Anda hidup seperti warga lokal, Anda dapat menikmati Thailand dengan harga murah. Itu berarti makan makanan jalanan atau di warung makan dan tidak mendatangi klab malam yang menyajikan $11 (400 baht) minuman beralkohol.

Anda tidak akan menemukan harga murah untuk barang-barang mewah di mal seperti Siam Paragon. Justru, Anda mungkin akan membayar lebih dari biasanya di negara asal Anda karena tingginya pajak impor Thailand.

  1. Anda selalu dapat membayar untuk jalan keluar

Anda selalu dapat membayar untuk jalan keluaPolisi Thailand tidak akan melewati kesempatan untuk mengejar penyelundup narkoba.

Telah dikatakan bahwa beberapa polisi Thailand akan menerima beberapa lembar uang dari pengendara mobil yang mencari jalan keluar dari pelanggaran lalu lintas. Atau lebih buruk lagi.

Namun beberapa dari polisi akan melewati kesempatan untuk mengejar wisatawan yang ketahuan membeli/merokok/menghisap/menyelundup narkoba, terutama di lokasi-lokasi pesta seperti Koh Pha Ngan, di mana zat-zat ilegal diketahui sebagai bagian penting dalam budaya pesta bulan purnama.

Sebagian besar orang telah cukup banyak melihat sampul buku “terpenjara di Thailand” dan dokumentasi untuk mengetahui bahwa narkoba merupakan hal yang ilegal di sini, namun beberapa masih memilih untuk mengambil risiko dan membayar dengan senang hati.

  1. Thailand bukan tempat untuk anak-anak

Thailand bukan tempat untuk anak-anakKegiatan menyenangkan untuk anak-anak di Snow Town Bangkok di Bangkok, Thailand.

Thailand memiliki reputasi sebagai tempat bagi pencari dosa, namun pada kenyataannya Thailand penuh dengan aktivitas keluarga yang fantastik. Justru penduduk setempat memiliki kelemahan terhadap anak-anak, maka ingatkan anak Anda bahwa ia mungkin akan menjadi korban pencubitan pipi.

Bahkan Pattaya, tempat orang-orang paling banyak berbuat dosa, memiliki beberapa kegiatan menyenangkan untuk anak-anak seperti gokart, taman kolam renang, dan taman bermain.

Sebagian besar hotel besar di Thailand memiliki fasilitas lengkap untuk para keluarga, menyediakan klab anak-anak dan babysitter.

Namun satu saran: tinggalkan kereta dorong di rumah jika memungkinkan. Beberapa trotoar di Bangkok hampir tak bisa digunakan untuk berjalan, apalagi kondusif untuk jalan-jalan malam dengan kereta bayi. Anak Anda mungkin akan muntah atau tertidur sementara Anda melompati bolongan di jalanan yang tidak rata.

  1. Anda membantu anak-anak jalanan dengan memberi mereka uang

Anda membantu anak-anak jalanan dengan memberi mereka uangSeorang anak Thailand mengemis uang di sepanjang jalan bertrotoar di Bangkok.

Mungkin akan sulit untuk menahan diri bagi Anda untuk memberi uang kepada pengemis di jalanan, terutama anak-anak kecil yang menjual bunga atau permen. Namun jangan pernah beri mereka uang.

Banyak dari mereka merupakan korban kelompok perdagangan manusia yang membawa orang masuk dan keluar kota untuk meminta hati wisatawan dan penduduk setempat. Anak-anak ini pun tidak mendapat uang tersebut sedikit pun.

Justru, berikan uang atau waktu Anda kepada salah satu organisasi lokal yang mencoba untuk membantu orang-orang yang kurang mampu di Thailand.

———————————————————————————————————————————–

Informasi mengenai Tur ini, Silakan kontak Worldlinks America, Los Angeles (La Habra): 562-691-1318 , San Francisco 415 242 8195 , Sales@WorldlinksAmerica.com.

Ingin mendapatkan Info Tur Terkini di Worldlinks America lewat Email atau WA, silakan daftar di www.TurDuniaGratis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here