Ada banyak peninggalan bersejarah di Kanazawa.

Kanazawa disebut dengan “little Kyoto” karena sejumlah budaya tradisional, kerajinan tangan, dan cerita bersejarahnya sebagai kota istana Kaga-hyakuman-goku. Keistimewaan terbesar budaya Kanazawa adalah mereka terpelihara bukan karena mereka dilestarikan secara alami namun karena penduduk lokal berupaya untuk menjaga hal-hal ini. Terutama simbol kota yang merupakan istana, istana Kanazawa. Tentu ia juga memiliki keistimewaan yang begitu kuno.

Istana Kanazawa adalah tahta kekuatan Klan Maeda terhadap Domain Kaga, yang merupakan han atau fief termakmur, di Masa Edo Jepang, kini terbagi menjadi Prefektur Ishikawa dan Toyama. Dinding luar istana masih berdiri tersusun miring seperti zigurat besar, sementara dalam masanya kediaman Ni-no-maru (kebun istana kedua) sangat lebar hingga dikenal sebagai Istana dengan 1000 Lantai Tatami.

Itulah hal utama dari Kaga-hyakuman-goku dan terdapat banyak hal-hal yang menonjol di dalam dan luar istana seperti kota istana, kebun Kenrokuen, dan gerbang Ishikawa-mon.

Konstruksi Istana Kanazawa dimula pada tahun 1592 oleh perintah Maeda Toshii, salah satu jenderal terkemuka di bawah Oda Nobunaga dan Toyotomi Hideyoshi. Bersamaan dengan Tokugawa Ieyasu, Toshii adalah satu dari Lima Sepuh terpilih untuk mengelola negara setelah kematian Hideyoshi.

Sejak pertama kali petir menyambar menghancurkan donjon pusat di tahun 1602, istana tersebut telah terbakar tidak kurang dari lima kali, dan kebakaran terbaru pada tahun 1881 hanya menyisakan dua gudang penyimpanan dan Gerbang Ishikawa-mon. Bangunan tertua yang pernah ada, Gerbang Ishikawa-mon, dibangun di tahun 1788 dan menghadap Kenrokuen, disusul dengan sebuah kebakaran besar di tahun 1759.

Genteng atap istana terbuat dari timah. Maka jika terjadi kebakaran, genteng-genteng itu mulai meleleh dan jatuh dari atap. Bahkan kini, bekas-bekas timah yang jatuh dari dinding dan menara-menara kecil nampak jelas di dinding batu dan telah banyak membantu dalam mengukur usia dinding batu.

Hanya Kaga-han, domain Kaga-feodal, menggunakan timah untuk genteng atap Dikatakan bahwa itu adalah untuk menjaga pemandangan yang indah atau simpanan sumber peluru. Alasan mana pun itu, timah tetap meleleh dan sering jatuh serta mengotori tanah.

Di tahun 2001, beberapa bangunan utama diperbaiki menggunakan metode pembangunan tradisional, termasuk sepasang menara jam 3 tingkat yang terhubung oleh gudang berliku. Terlihat seperti halnya ia telah muncul di tahun 1809, rekonstruksi kini menunjukkan istana kayu terbesar yang dibangun di Jepang sejak Periode Meiji.

Bangunan-bangunan pertama yang dikonstruksi adalah dua menara (Hishi dan Tsuzuki Yagura) dan sebuah gudang penyimpanan (Gojukken Nagaya) yang menghubungkan kedua menara tersebut. Bangunan-bangunan itu telah dibangun kembali sesuai tampilan aslinya di tahun 1850-an menggunakan teknik dan bahan-bahan tradisional. Mereka telah dibuka untuk umum pada tahun 2001 dan berisikan pajangan-pajangan istimewa dari seni kayu tradisional. Itulah satu-satunya bagian dari istana di mana terdapat penarikan biaya.

Rekonstruksi gerbang utama lama istana, Gerbang Kahoku-mon, telah diselesaikan pada musim semi 2010. Lantai atasnya dapat diakses tanpa biaya dan berisikan beberapa pajangan mengenai sejarah dan konstruksi gerbang tersebut. Pada tahun 2015, Gerbang Hashizume-mon dan Kebun Gyokuseninmaru ditambahkan. Kebun yang cantik tersebut memiliki kolam di tengah dan jalan setapak yang melingkar.

Peninggalan utama Istana Kanazawa hilang dalam peristiwa kebakaran di tahun 1602 dan tidak pernah dibangun kembali sejak saat itu.

Anda dapat melihat istana Kanazawa yang indah di musim apa pun. Setelah musim dingin panjang berakhir, 200 pohon aprikot Jepang dan 420 pohon sakura mekar dengan sempurna. Dalam musim panas penghujan, banyak rumput hijau segar muncul. Di musim gugur, istana diramaikan oleh pengunjung yang melihat daun-daun merah dan kuning. Di depan istana, di Kenrokuen, para pekerja melakukan  yukitsuri yang berarti melingkarkan tali atau kawat di pohon untuk melindungi mereka dari salju. Ini adalah salah satu keistimewaan musim gugur. Ketika bersalju, istana dan kebun menyala di malam hari dan tempat-tempat ini menjadi baknya alam mimpi dan ajaib. Terlebih lagi, sangat memukau untuk melihat salju bersinar dari lampu serta yukitsuri yang melindungi pohon-pohon agar tidak rusak karena salju yang melimpah.

Bangunan istana Kanazawa sendiri juga tak kalah indah. Hampir semua bangunan memiliki tiga ciri khas ini: genteng atap dari timbal, dinding namako, dan karahafu-tsukide-goushi. Anda dapat melihat mereka dari gerbang ishikawa dan rumah teras saniyuken-nagaya. Genteng atap dari timbal itu hanya terdapat di sini. Anda tidak bisa melihatnya di istana-istana lain. Lainnya juga adalah fitur representatif dari istana.

————————————————————————————————————————————

Informasi mengenai Tur ini, Silakan kontak Worldlinks America, Los Angeles (La Habra): 562-691-1318, San Francisco 415 242 8195 , Sales@WorldlinksAmerica.com.

Ingin mendapatkan Info Tur Terkini di Worldlinks America lewat Email atau WA, silakan daftar di www.TurDuniaGratis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here