Taman Nasional Seoraksan – Gua Geumganggul

Bersituasi di timur laut Korea di Propinsi Gangwon-do ialah Taman Nasional Seoraksan. Seoraksan diterjemahkan menjadi Gunung Seorak dan merupakan gunung yang paling populer dalam kisaran Gunung Taebaek. Seoraksan adalah gunung tertinggi ketiga di Korea Utara, setelah gunung berapi Hallasan di Pulau Jeju dan Jirisan di Propinsi Gyeongsang. Taman ini tidak hanya memberikan jalur mendaki untuk tingkat keahlian apa saja, namun juga memberikan beberapa pemandangan yang paling indah dari Korea. Banyak warga Korea percaya bahwa Seoraksan merupakan tempat terindah di penjuru Korea.

Seoraksan berarti Gunung Batu Salju, dan gunungnya telah diketahui dengan Seolbongsan (Gunung Berpuncak Salju) dan Gn. Seolsan (Gunung Salju). Meskipun Seoraksan tidak diselimuti salju di puncaknya sepanjang tahun, ia seringkali tertutup salju dari pertengahan musim gugur hingga akhir musim semi.

Seoraksan dikelilingi oleh tempat-tempat indah, termasuk formasi bebatuan yang memesona, kali berbatu dan air terjun. Gunung ini memberikan keindahan yang berbeda-beda pada tiap musim, dengan berjuta-juta azalea, forsythia dan bunga musim semi lainnya, diikuti oleh dedaunan hijau musim panas, warna-warna terang musim gugur, dan berubah menjadi sebuah tempat ajaib di musim dingin. Jurang curam Seoraksan seringkali dihiasi oleh berlembar-lembar kabut dan embun.

Pintu masuk ke taman nasional Seoraksan yang paling populer ada di Sokcho. Sokcho adalah sebuah kota di sisi pantai dan Anda dapat melihat pemandangan indah dari pegunungan tersebut serta lautan dari puncaknya.

WAHANA KERETA GANTUNG SEORAKSAN

Jika Anda tidak membawa pakaian mendaki atau tidak ingin berkeringat maka inilah pilihan terbaik Anda untuk mencapai puncak gunung. Berlokasi sekitar 3 menit dari pintu masuk adalah wahana kereta gantung.

Kereta Gantung Seoraksan

Mereka memiliki waktu yang telah ditetapkan dan kereta gantung berangkat setiap 5-7 menit. Perjalanannya sendiri memakan waktu 6 menit dan memperlihatkan pemandangan menakjubkan dari taman dan pegunungan. Setiap musim, pemandangan dari kereta gantung berbeda, pemandangan kuning megah pada musim gugur, pemandangan putih yang indah pada musim dingin, pemandangan warna-warni pada musim musim semi dan pemandangan hijau menenangkan pada musim panas.

Begitu Anda mencapai atas gunung berbatu terdapat jalan mendaki 5-10 menit ke puncak yang disebut sebagai Benteng Gwoneumseong, yang merupakan awal tempat terletaknya sebuah istana. Pemandangannya sungguh luar biasa dan dakian ini sangatlah mudah. Semua orang, tak peduli usia, ada di sini.

KUIL SINHEUNGSA

Berlokasi hanya sekitar 10 menit dari pintu masuk ialah salah satu kuil paling bermakna di dalam Taman Nasional Seoraksan. Didampingi oleh patung Buddha duduk besar yang terbuat dari perunggu yang disebut Jwabul. Terdapat sebuah sembatan yang menuntun Anda ke arah bangunan utama kuil.

Kuil Sinheungsa, terkadang dieja menjadi Shinheungsa, telah dibangun di tahun keenam Ratu Jindeok (652) dari Dinasti Silla, oleh Jajang, seorang Master Buddha yang mempelajari ajaran Buddha di Tang Cina dan kemudian menemukan banyak kuil pada periode Silla. Hanya berlokasi beberapa langkah dari pintu masuk Taman Nasional Seorak; ketika dibangun, kuil bersejarah ini merupakan kuil Seon (Zen) pertama di Korea.

Tempat ibadah kecil Geumganggul di Singheungsa

Kini merupakan kepala kuil Orde Jogye ajaran Buddha Korea, pusat bagi 40 cabang kuil di bagian utara propinsi Gangwondo. Kuil tersebut pertama kali dikonstruksi ke bagian timur Norumok, dengan pagoda sembilan tingkat untuk mengabadikan sarira Buddha, dan dinamakan Hyangseongsa, yang kemudian diubah menjadi Sinheungsa. Kuil ini hangus terbakar di tahun 699, dan dibangun kembali oleh Uisang. Ia kembali terbakar pada tahun 1645. Pengunjung juga dapat melihat kuil-kuil yang menyatu dengannya yaitu Gyejoam, Naewonam, Anyangam, dan Geumganggul (gua).

Buddha Jwabul Perunggu

Buddha Persatuan Agung  di Taman Nasional Seoraksan, Korea Selatan. Buddhanya adalah patung Buddha duduk terbesar di dunia yang terbuat dari perunggu, pada ketinggian 14,6 m, tidak termasuk lingkaran cahaya di kepala, tongkat petir dan alas.

Nama patung tersebut, Tongil Daebul, berarti ‘Buddha Persatuan’, dan dibangun untuk menyimbolkan harapan warga Korea akan bersatu kembalinya Korea Utara dan Selatan. Patung tersebut membutuhkan ₩3,8 miliar won (US $4,1 juta) untuk didirikan, yang dikumpulkan dalam sepuluh tahun, dengan pembangunan tersebut diselesaikan pada tahun 1997.

Buddha Persatuan Agung duduk di atas alas teratai, yang disisipkan oleh 16 panel tertulis yang menceritakan perjalanan pencerahan Buddha melalui kata-kata Bodhisattva, pembawa pesan dalam ajaran Buddha. Termasuk alasnya, total ketinggian patung adalah 18,9 m, dan memiliki berat total 108 ton.

Di bawah patung Buddha duduk terdapat kuil yang didedikasikan kepada bodhisattva bertangan seribu dan bermata Avalokiteśvara. Avalokiteśvara berarti “Ia Yang Melihat Ke Alam Bawah” dan beliau merupakan bodhisattva yang menunjukkan belas kasih semua Buddha.

Di depan dan ke arah kanan Buddha Persatuan adalah dua toko kecil di mana orang-orang dapat membeli lilin. Setelah dinyalakan, lilin tersebut kemudian ditaruh di salah satu dari dua kabinet di depan patung Buddha.

Di wilayah di dekatnya dapat terlihat banyak pejalan kaki- Seoraksan merupakan area populer untuk mendaki, dengan banyak jalur pegunungan dan pemandangan indah dari pegunungan. Korea adalah negara dengan banyak pegunungan, dengan sekitar dua pertiga dari negara adalah pegunungan atau dataran tinggi, dan mendaki adalah sebuah hobi yang populer di antara warga Korea Selatan.

Kolam Peri Bebatuan Biseondae

Jalur daki ini sangat memukau dan santai. Anda tidak hanya dapat melihat gunung yang menawan namun namun terdapat juga kali berbatu yang mengiringi sepanjang jalan. Inilah yang paling kami suka karena kolam perairan biru yang mengalir ke bawah, yang disebut sebagai kolam peri. Taman Nasional Seoraksan – Bebatuan Biseondae. Kami benar-benar menggunakan bebatuan besar sebagai tempat untuk istirahat dan duduk-duduk di bawah matahari. Ini pastilah highlight terbesar perjalanan kami karena kami mengambil kesempatan untuk benar-benar merenungkan di mana kami dan apa yang kami lakukan pada saat itu. Sangat tak terlupakan dan kami sadar bahwa tidak semua orang dapat merasakannya dengan cara yang sama. Meskipun begitu, ini adalah tempat yang luar biasa untuk membiarkan anjing peliharaan Anda beristirahat. Kami melihat sebuah tanda yang menceritakan para peri kolam bebatuan Biseondae. “Terdapat sebuah kolam besar terhampar di dalam Biseondae. Biseondae terbentang di dalam lembah di mana Anda dapat melihat bebatuan fantastik. Anda dapat melihat puncak Mirukbong, puncak Hyungjaebong, puncak Sunnyobong, dan gua Geumganggul dari tempat ini. Menurut legenda, seorang peri air yang berdiam di surga turun ke tempat ini, dan terpukau oleh keindahan pemandangannya. Ia menikmati menghabiskan waktu di sini dan pergi kembali ke rumahnya (di surga). Biseondae terhubung ke puncak Daecheongbong melalui Lembah Chunbuldong dan ke Jalan Madungryoung.”

GUA GEUMGANGGUL

Gua Geumganggul dapat dicapai sekitar 30 menit dengan mendaki melewati Biseondae tergantung tingkat kebugaran Anda. Jalan dakiannya tidak panjang, namun Anda sebagian besar waktu akan banyak berjalan menapaki batu-batu dan tangga yang curam. Berlokasi 600 meter (1969 kaki) dari permukaan tanah adalah sebuah gua kecil dan diramaikan bahkan hanya dengan enam orang yang berkunjung bersama-sama. Ada seorang wanita di dalam yang mengelola tempatnya dan bisa menawarkan Anda potongan buah setelah perjalanan Anda ke menapaki tangga! Pemandangannya sangat memukau dari sini. Anda mendapatkan pemandangan bagus dari Lembah Cheonuldong di mana Anda dapat melihat kali berbatu di pegunungan hijau yang lebat.

 

—————————————————————————————————————————————–

Informasi mengenai Tur ini, Silakan kontak Worldlinks America, Los Angeles (La Habra): 562-691-1318, San Francisco 415 242 8195 , Sales@WorldlinksAmerica.com.

Ingin mendapatkan Info Tur Terkini di Worldlinks America lewat Email atau WA, silakan daftar di www.TurDuniaGratis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here